Pemrograman Terstruktur dan Pemrograman Berbasis Objek, Apakah Berbeda?

Hai semuanya!, kali ini learninguniverse12 akan membagikan sedikit pengetahuan bagi kalian yang ingin medalami atau akan medalami ke dunia pemrograman. Dua istilah ini sangatlah penting untuk dipahami agar kalian paham tahapan bagaimana proses belajar pemrograman mulai dari dasar hingga mengaplikasikan program kalian menjadi sebuah aplikasi yang jadi. Langsung saja simak pembahasan dibawah!.

Perbedaan Pemrograman Terstruktur dan Pemrograman Berbasis Objek


Perbedaan Pemrograman Terstruktur dan Pemrograman Berbasis Objek
https://www.pexels.com/@divinetechygirl

Sebelum kalian mengenal perbedaan apa itu pemrograman terstruktur (PS) dan pemrograman berbasis objek (PBO), sebaiknya kalian mengetahui pengertian antara keduanya, berikut ulasannya.

Pemrograman Terstruktur (PS)

Pemrograman terstruktur (disebut juga Modular programming) merupakan suatu aktifitas pemrograman yang dilakukan dengan memperhatikan setiap urutan dari setiap langkah perintah yang dikerjakan secara sistematis, logis, dan tersusun berdasarkan algoritma yang sederhana dan dapat dengan mudah dipahami. Istilah yang melekat pada pemrograman ini adalah Top Down yaitu program dieksekusi setiap baris dari atas kebawah dan prosesnya tidak boleh terlewat. Tipe pemrograman ini sangat bagus untuk belajar dalam impelentasi algoritma dan logika karena dalam penulisannya sederhana dan eksekusinya yang cepat dikarenakan bahasa yang bertipe pemrograman terstruktur biasanya abstraksi nya rendah (dekat dengan bahasa mesin / low level language).

Contoh bahasa pemrograman terstruktur :
1. C
2. Pascal
3. Delphi
4. Basica
5. Cobol Turbo Prolog dan sebagainya.

Pemrograman Berbasis Objek (PBO/OOP)

Pemrograman berbasis object (disebut juga Object Oriented Programming) merupakan sebuah paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalamnya dibungkus dalam suatu kelas-kelas atau objek-objek. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya.

Contoh bahasa pemrograman yang mendukung objek :
1. Java
2. Python
3. C++
4. C#
5. PHP
6. Dart
7. Kotlin dan sebagainya

Lalu bagaimana perbedaan keduanya?

Perbedaan mendasar antara pemrograman terstruktur dan pemrograman berbasis objek adalah  Pemrograman Berorientasi Objek  dalam melakukan pemecahan suatu masalah kita tidak melihat bagaimana cara menyelesaikan suatu masalah tersebut (terstruktur) tetapi objek-objek apa yang dapat melakukan pemecahan masalah tersebut. Sedangkan untuk Pemrograman Terstruktur,  menggunakan prosedur/tata cara yang teratur untuk pengoperasian.

Untuk program yang sederhana biasanya dapat diselesaikan dengan pemrograman terstruktur secara mudah namun untuk program yang memiliki utilitas yang tinggi maka menggunakan pemrograman berbasis objek adalah solusi yang tepat. Pemrograman Terstruktur terdiri dari pemecahan masalah yang besar menjadi masalah yang lebih kecil dan seterusnya, sedangkan untuk pemrograman berorientasi objek terdiri dari pengkelompokan kode dengan data yang mana setiap objek berfungsi secara independen sehingga untuk setiap perubahan kode tidak tergantung pada kode yang lainnya, atau lebih dikenal dengan modular.

Untuk memudahkan kalian dalam membedakan keduanya, berikut adalah perbandingan yang telah kita ringkas.

1) Istilah dalam program

Pemrograman Terstruktur
Pemrograman Berorientasi Objek
Function
Method
Variable
Atribute, Properti
Modules
Objects
Argument
Message


2) Istilah umum

Pemrograman Terstruktur
Pemrograman Berorientasi Objek
Memecah program dalam fungsi dan data
Menggabungkan fungsi dan data dalam kelas – kelas atau objek - objek
Memiliki ciri Sequence (berurutan), Selection (pemilihan) dan Repetition (perulangan)  
Memiliki ciri Encapsulation (pengemasan), Inheritance (penurunan sifat) dan Polymorphism (perbedaan bentuk dan perilaku)
Struktur program rumit karena berupa urutan proses dan fungsi-fungsi 
Struktur program ringkas, cukup dengan membuat Objek dan class lalu bekerja berdasarkan object dan class tersebut.
Re-use kode program kurang
Kode program sangat re-usable. object dan class dapat digunakan berkali-kali, sehingga dapat menghemat space memori.
Efektif digunakan untuk menyelesaikan masalah kecil dan tidak cocok untuk menyelesaikkan masalah yang rumit, karena nantinya akan kesulitan menemukan solusi permasalahan ketika terjadi error
Efektif digunakan untuk menyelesaikan masalah besar, karena OOP terdiri dari class-class yang memisahkan setiap kode program menjadi kelompok - kelompok kecil, sesuai dengan fungsinya
Mudah diawal, namun kompleks diproses selanjutnya
Sulit diawal (karena harus membuat class) namun selanjutnya akan terasa mudah dan cepat
Eksekusi lebih lambat karena setiap perintah dikerjakan berurutan
Eksekusi lebih cepat karena dieksekusi bersamaan, program hanya mengatur Objek, properties dan method-nya saja

Keduanya tidak bisa dikatakan mana yang terbaik karena memiliki fungsi masing-masing dan saling mendukung antara keduanya. Pemrograman terstruktur digunakan untuk membuat sesuatu yang masih sederhana, sedangkan pemrograman berbasis objek digunakan untuk membangun sesuatu yang rumit.

Sekian pembahasan tentang Perbedaan Pemrograman Terstruktur dan Pemrograman Berbasis Objek, semoga dapat menambah ilmu kalian semua!.

Sumber :

http://www.indrasatya.com/2016/04/perbedaan-pemrograman-terstruktur-dan-pemrograman-berorientasi-objek.html

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Pemrograman Terstruktur dan Pemrograman Berbasis Objek, Apakah Berbeda?"

Posting Komentar